Keputusan untuk LDR ketika hamil itu menurutku adalah keputusan yang benar benar sudah melalui proses pertimbangan ita itu dengan sterilisasi sebab akibat dan tekad yang tidak hanya sekedar "kuat". (lebih mirip definisi pembuatan makanan minumanπ) I feel.. Aku baik-baik saja sebelum suami pergi dan menangis geru-geru kemudian setelah suami benar benar pergi ninggalin aku dan dedek hmm.. π Kirain bakal menangis semalam ternyata bermalam malam nangisnya hwaaaa maafkan mama adeekkk mama tak kuasa (halah) Memutuskan untuk LDR sebenernya karna suami masih ada tanggungan kerja di ujung pulau jawa yang belum bisa ditinggalin, dan kondisiku yang udah hamil tua bikin dia ngerasa bersalah karna gabisa ada setiap saat (kerjanya non-stop gaada libur dan kalo lembur sampe malem). Alasan singkatnya sih gitu, Kalo alasan panjangnya biasanya muncul dari pertanyaan kek gini : "Kenapa ga lahiran disana aja?" Balik lagi ke keputusan bersama ya (suami istri), ada banyak p...